Postingan edisi #PHP
terinspirasi karena denger curhatan temen semalam. Sekedar berbagi kesimpulan pribadi, semoga ga salah. Check this out 😉
PHP alias Pemberi Harapan Palsu. Pasti udah pada sering denger istilah ini
kan? biasanya istilah ini rentan kaitannya dg masalah percintaan #eea.
Gambarannya, si "pelaku" memberikan kebaikan atau perhatian lebih ke si
"korban". Entah dg tujuan apa, yg jelas setelah itu ga ada follow
up dr si "pelaku". Alhasil, si "pelaku" nampak biasa2 aja, sehingga si
"korban" kesel yg pada akhirnya --> ngejudge "dasar PHP". Nah loh....
tp sebelum negative thinking, mari kita liat dari sisi yg berbeda 😌
Menurut saya, PHP itu GA ADA. Catet yak, klo perlu garis bawah, cetak miring, plus di bold justru yang ada tuh ILUSI HATI. Ilusi hati lah yg membuat pikiran si "korban" melanglang jauh, jauuuhhh sampe ke angkasa luar *lebay*, memberikan
penafsiran yg salah dan mengartikan yg lebih. Bisa ditarik kesimpulan,
sebenarnya "pelaku" PHP bs jadi FIKTIF. Karena bs jadi dia emang kayak gitu ke
semua orang. I mean, itu sudah jd sifatnya (re: baik ke semua org). Nah yang
PASTI ADA tuh sifat GEER "korban", yang notabene ada di semua manusia.
Jadi, sebelum menyalahkan orang lain,
lihat dulu ke dalam dirimu. Renungi dg baik. Itulah ilusi hati, yg
melaluinya lah syaithan mengambil peran. Makanya kita perlu beristighfar. Astaghfirullahal 'adzhiim.
Jangan mau terperdaya. Jerat syaithan itu bnyk macamnya. Ilusi hati
salah satunya. Udah ngarep2 tinggi, eh taunya salah --> kecewa deh.
kesian 😛
*untung ga pernah ngerasa di PHP ini untuk hal kayak gini* AlhamduliLlah
Hati2 ya kawan, kekecewaan itu dekat dg keputusasaan loh. hiiy... 💀
Kesimpulan mengenai ilusi hati ini, saya dapat ilmunya dari bang Tere Liye.
Semoga bermanfaat ya. Jadi.... "hati-hati dengan hati" ya 😁
Tidak ada komentar:
Posting Komentar